Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020
  Senja di Ujung Penantian Oleh : Ana_Pena   Mundur sebelum berjuang itu menyakitkan Kita tidak pernah tahu hasilnya Namun kita seperti pecundang Kalah sebelum babak dimulai   Memaki diri yang merasa bodoh Mengapa harus terhenti? Padahal   bisa berjuang hingga akhir Meski lama menanti, yakin jawaban akan berubah   Hasrat yang meragu Seiring waktu akan berubah Ada sebuah penyesalan dalam diri Andai saja waktu bisa kuubah, aku ingin berjuang sampai akhir   Jawaban penantian itu tak seharusnya menggantung Karena mundur sebelum memulai Ah, andai saja semua bisa kuubah Senja ini mungkin aku tak akan gelisah di ujung penantian   #ODOP #OneDayOnePost #ODOPBatch8 #ODOPDay75  
  Mengukir Nama Di Hati Oleh Ana_Pena   Aku tak sempat membaca isi hatimu. Tak sempat menatap sorot mata tajam bagai elang. Tak mampu mengartikan Bahasa tubuhmu. Dan aku tak pandai memulai perbincangan denganmu.   Semua itu tak mampu aku lakukan. Namun, tanpa sadar aku mengukir namamu di hatiku. Mengubah setiap lintasan wajah yang muncul dalam benak. Menjadi untaian doa yang kuadukan pada Rabb-ku.     Sepenggal kisah tentangmu. Membuatku tersenyum tanpa alasan. Inikah yang dinamakan rasa cinta? Mengapa semua terasa indah saat denganmu.   Hampir lupa dengan setiap kesakitan yang mendera. Jiwa ini terasa seakan penuh semangat. Apakah ini yang dinamakan energi cinta dan bahagia? Kekuatanku seakan dua kali lipat terasa lebih kuat.   Bersyukur pada semesta yang mendukung setiap kejadian dan pertemuan. Walau tetap saja hati selalu merasa takut. Ya, takut jika aku berlebihan terhadapmu. Aku takut Allah cembu...
 Tertuju Padamu Oleh Ana_Pena Semua hal yang kulakukan. Berusaha untuk menjauh padamu. Namun, semua selalu saja kembali padamu. Sempat aku berpikir, kenapa semua tertuju padamu?  Inikah yang dinamakan pertemuan karena kepentingan? Tidak, lebih tepatnya seperti kutub.  Sejauh manapun aku menghindari, akhirnya kembali pada pusatnya. Sesulit apapun jalannya, akhirnya kita tetap bertemu kembali. Kamu dan aku tak berniat bertemu. Tapi jauh sebelumnya kita sudah dipertemukan dalam dimensi rasa dan mimpi. Aku tak bisa menyimpulkan apa yang akan terjadi. Hanya saja, jika yang tertulis di lauh mahfud adalah kamu, maka itu adalah  jawaban dari Rabb-ku. #ODOP #OneDayOnePost #ODOPBatch8 #ODOPDay74
  Makna Cinta Sebenarnya Oleh Ana_Pena   Cinta itu tak mampu di definisikan Bahkan beberapa yang menggambarkan tentang cinta Semakin dia tidak mampu menemukannya Yang terlintas hanya sebuah ekspresi perwujudan cinta   Cinta butuh sebuah pembuktian Dimana segala hal yang kita lakukan, itu berujung untuk yang kita cintai Melihat yang di cintainya bahagia Maka dia akan merasakan kebahagiaannya   Tetaplah bersabar Kelak akan seseorang yang memberi tahu kita Apa makna cinta sebenarnya Sampai akhirnya dia berjanji untuk saling melengkapi jadi pasangan sehidup sesurga   #ODOP #OneDayOnePost #ODOPBatch8 #ODOPDay72  
  Kurang Kerjaan Oleh Ana_Pena          Ada seseorang yang merasa dirinya mampu untuk mengubah orang lain. Padahal hakikatnya di dunia ini, seorang makhluk tidak akan pernah bisa mengubah makhluk lainnya. Kenapa? Karena hanya Allah yang mampu mengubah makhluknya.          Seperti contoh, Nabi Ibrahim tidak mampu mengubah ayahnya. Nabi Nuh tidak mampu mengubah anaknya, Nabi Lut tidak mampu mengubah istrinya, bahkan Rasulullah tidak mampu mengubah pamannya.       Dari kejadian tersebut kita bisa bercermin, bahwa tidak ada yang mampu memberikan hidayah kecuali atas rida dan izin dari Allah. Mereka berubah karena Allah yang menghendaki perubahan pada diri hambanya.        Tidak perlu memaksa mereka harus berubah ketika kita menyampaikan risalah. Kita bukan siapa-siapa, maka terima saja jika mereka tidak mau berubah. Orang-orang mulia saja tidak m...
Aku Terlalu Mencintai Mereka, Bang! Oleh Ana_Pena  Sore itu hujan mulai turun. Tanah yang mengering, kini mulai basah tersiram hujan. Hawa dingin semakin menusuk kulit, hingga membuat tubuh terasa menggigil.  Dari kaca mobil kulihat, di titik tertentu jalanan banjir. Luapan air dari selokan kecil, tak tertampung hingga membanjiri jalan. Semua yang ada di mobil masih asyik bercengkrama dengan topik bahasan masing-masing.  Saat itu Hana bersikap usil, mencolek bagian bahuku. Ya, nama kami sama. Hanya saja kami berbeda dari segi usia. Dia masih berumur 9 tahun, sedangkan aku belasan tahun lebih tua darinya. Aku menyapa terlebih dulu.  "Kenapa mbak? Colek-colek mulu ya." "Nggak apa-apa."  Dia tersenyum sambil memamerkan barisan giginya yang berwarna putih.  Selain nama yang sama, kami berdua memiliki mesin kecerdasan yang sama. Intuiting adalah mesin kecerdasan yang kami dapatkan dari Allah. Tak heran, jika sepanjang jalan selalu saja ada obrolan menarik, salin...
  Kegaduhan Hati Oleh Ana_Pena   Suara hati terus berkicau Dia mengutarakan kegelisahan yang di rasa Hati melemah Dia seakan murung meminta hak untuk di pedulikan   Semua terasa penat Bagian lain dari jiwa terasa hampa Pertanda hati butuh dekat dengan pemiliknya Dia butuh cinta dari Sang Pemilik Cinta   Gelapnya hati tanpa cahaya iman Namun gaduh dengan segala kepenatan Bangkit untuk berjuang Menghalau luka menjadi bahagia   #ODOP #OneDayOnePost #ODOPBatch8 #ODOPDay70
  Cahaya Cinta Oleh Ana_Pena   Segenggam harapan telah sirna Jatuh terpuruk hingga membuat sesak Dada bergeuruh menahan gejolak emosi Kuputuskan pergi meninggalkan harapan   Sudah sejak lama mengukir asa Bintang yang jatuh tidak mampu membuat harapan menjadi nyata Koin keberuntungan tidak mampu mengubah keadaan penuh kepahitan Hanya Tuhan pemiliki scenario, yang mampu mengubah keadaan   Hati retak bahkan patah Menyadari kenyataan aku akan kehilangan Dia yang menggenggam hati membuatku menyadari Ada rahasia di balik rahasia kehidupan   Jejakku menghilang dari pandanganmu Sapaku tak ada lagi untukmu Kubiarkan kau berlalu bersama harapan yang pupus Menerima takdir pahit dengan ikhlas dan rasa tenang   Kedamaian karena mengikhlaskanmu Ternyata membuatku mendapatkan cahaya cinta Cahaya yang tidak pernah kuduga Hadir dari dia yang kulepas     Dia kembali mengisi lorong hati yang pernah mati Men...
  Mengikhlaskan Oleh Ana_Pena   Apa yang kita miliki ada kalanya Allah ambil Apa yang kita banggakan terkadang Allah hancurkan Apa yang kita puja terkadang Allah buat hilang Apa yang menjadi obsesi itu bukan tujuan utama yang kita cari   Sejenak kembali mengingat Ada tujuan yang tidak bisa kita tinggalkan Mengikhlaskan apa yang Allah ambil, Allah hilangkan, dan Allah hancurkan Memang itu tidak mudah   Tapi itu bagian dari nikmat Nikmat sabar dan mengikhlaskan Tidak ada yang abadi di dunia ini Semua akan kembali pada Allah yang memiliki segalanya   #ODOP #OneDayOnePost #ODOPBatch8 #ODOPDay68        
  Jejak jejak para Anbiya Oleh Ana_Pena   Allah memiliki banyak hamba-hamba pilihan. Diantara mereka yang di sayang, tak satupun luput dari ujian. Ujian mereka lebih pedih, menyakitkan bahkan menguji kesabaran. Namun iman yang tertanam dalam diri mereka begitu kuat, itulah yang membuat bertahan.   Tidak ada kesulitan yang lebih sulit dari yang mereka hadapi. Tidak ada kesedihan yang lebih menyedihkan dari yang mereka alami. Tidak ada kesakitan yang lebih menyakitkan dari yang mereka rasakan. Merekalah yang teruji imannya, begitu baik ikhtiarnya namun tak pernah mengeluh.   Harusnya kita malu, siapa diri kita? Nabi bukan, Rasul bukan. Namun kita tidak ingin mengalami kesulitan, kesedihan ataupun kesakitan. Sadarkah diri kita, bahwa kita hanyalah hamba yang lemah butuh kuasanya Allah.   Marilah kita ikuti jejak jejak para Anbiya. Jadikan mereka teladan dalam hidup. Jadikan mereka inspirasi kita dalam hidup. Sampai akhirnya...
  Kehidupan Oleh Ana_Pena   Lembaran hitam telah using oleh jaman Berganti lembaran putih yang bersih masih tertata apik Seperti baru keluar dari sebuah tempat Tempat itu pun masih terbingkai dalam kemasan   Seperti cerita kehidupan Ada kalanya semua berlalu tanpa kesan Ada pula meninggalkan cerita pahit, luka penuh nanah Atau berakhir cerita indah yang selalu di harapkan   Semua perjalanan itu akan bermuara pada satu titik Titik itulah yang membuat kita menyadari Kemana kita harus mencari, dan menepi pada tujuan akhir Karena pada akhirnya tujuan kehidupan kita adalah kampung akhirat   #ODOP #OneDayOnePost #ODOPBatch8 #ODOPDay66    
  Lelah menjadi Lillah Oleh Ana_Pena   Langkah menuju jalan kemenangan memang tidak mudah Memainkan peran untuk tetap Lillah begitu berliku ujiannya Terkadang jiwa dan hati mulai terasa lemah   Kadang kotoran hati menyelimuti, membuat amalan menjadi rusak   Ada kalanya, kita butuh terhenti sejenak Menjeda segala aktivitas Kembali pada Allah, agar tidak hilang arah Menguatkan hakikat kehambaan yang sebenarnya   Diantara jalan pulang. Ada yang melalui jalan terdesak baru pulang dan menyadari kesalahannya. Ada yang melalui jalan damai benar-benar mencari ketenangan. Ada pula yang melalui jalan pergi, lalu kembali lagi ke masa lalu.   Ya Rabb, hati ini lemah Jiwa ini rapuh tanpaMu dan tak memiliki kuasa apapun Semua kehendakMu Maka ijinkan kami berjuang berlelah-lelah sampai menjadi Lillah.   #ODOP #OneDayOnePost #ODOPBatch8 #ODOPDay64  
  Be The Best Version Of Me Oleh Sity Hana Nurjanah Menjadi versi terbaik bagi diriku, bukan sebuah keinginan melainkan kebutuhan. Buktikan diri kita mampu mencapai sukses mulia dengan versi diri kita. – Sity Hana                   Setiap manusia pada dasarnya adalah makhluk yang sempurna. Kesempurnaan itulah yang menjadikan dirinya diberi tugas mulia oleh Allah, sebagai khalifah di bumi. Ketika manusia terlahir, dia diberikan Allah modal. Modal berupa apa? Yup, modal yang Allah berikan yaitu logika dan nurani.   Oke, sebelum berlanjut, ingin bertanya terlebih dahulu kepada temen-temen. Siapa yang ingin sukses? Pasti akan banyak yang menjawab “Saya”. Siapa yang ingin sukses, mulia dan berkah? Pasti serentak menjawab “Saya”.                 Semua pasti akan menjawab ingin sukses. Namun kita perhatikan bag...
  Pasrah Oleh Ana_Pena Hening Semua terasa seperti  sunyi Daun-daun nampak berjatuhan Namun tak pernah dihiraukan Adakalanya aku hadir  dengan diam Tanpa kata tuk melukiskan rasa  Terlalu naif dalam cinta Hingga bukan lagi urusan hati Perih menabur asa dan harapan Tak mulai  menebar dengan cinta saja Semua terasa bermakna Biarkan Tuhan menjawab cinta akan pada orang yang tepat. Pasrah Tenang Damai Aku berharap menjadi bagianmu #ODOP #OneDayOnePost #ODOPBatch8
  Izinkan aku melengkapi dirimu Oleh Ana_Pena   Kamu tahu kak? Ada banyak cara Allah menghadirkan sebuah rasa. Sampai aku tidak paham, mengapa Allah memberikan rasa ini untukmu. Dari sekian banyak lelaki yang masuk dalam kehidupan, hanya kamu yang membuatku yakin. Entahlah, apa ini keyakinan semetara saja ataukah berujung pada cerita indah? Tidak, ini bukan cerita indah jika terjadi. Ini menjadi bagian cerita yang luar biasa, puncak dari kebahagiaanku sebagai hamba. Memiliki kamu karenga-Nya. Kamu tahu, aku menahan diri untuk tidak menyapamu. Aku merasakan gundah, namun itu lebih baik kulakukan. Aku tidak ingin sedikitpun memberi celah setan hadir membuat kita lupa diri. Aku punya rasa untuk kujaga sampai tiba masanya. Aku punya keyakinan untuk kuperjuangkan jika benar Tuhan menyatakan kamu bagian dari diriku. Entah kamu berada di belahan bumi yang mana. Yakin, pertemuan indah itu akan segera tiba. Melepas rindu, mengutarakan rasa dengan car...
Menata Ulang Karir Imbas dari Corona Oleh Sity Hana Nurjanah                   Covid 19 (Corona Virus) menjadi momok menakutkan di tahun 2020. Tidak ada yang terbebas dari ancaman ini. Bahkan tercatat hampir seluruh negeri mendapat dampak besar dari Covid 19. Beberapa Negara seperti Wuhan, Amerika Serikat, Brazil, India, Rusia bahkan di tanah air kita Indonesia merasakan dampak besar dari Covid 19.                 Hampir beberapa industry lumpuh, hingga menyebabkan perekonomian di ambang penurunan bertubi. Tidak ada yang bisa menahan Covid 19, semua negara melakukan tindakan preventif terhadap virus ini. Salah satu upaya pemerintah melakukan tidakan preventif di Indonesia yaitu diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).                 B...
  Teman Sejati Oleh Ana_Pena   Dalam kehidupan, kita tidak akan pernah bisa melewati segalanya sendirian. Selalu ada alasan untuk kita memiliki teman berjuang. Entah itu keluarga, sahabat atau bahkan pasangan kita. Mereka menjadi teman saat melewati badai kehidupan.   Ibarat perumpamaan, Tuhan selalu menciptakan 2 sisi yang saling melengkapi Ada sisi kanan dan kiri. Ada Malam dan siang. Ada perempuan dan laki-laki.   Semua Allah ciptakan untuk saling menemani. Tidak ada yang unggul salah satunya. Semuanya memiliki kelebihan juga kekurangan masing-masing. Itulah diri kita, tidak akan mampu berjalan sendirian.   Teman terbaik adalah mereka yang mengingatkan pada kebaikan. Saat hilang akan dicari, saat rapuh akan menguatkan. Saat sengsara akan menolong, saat lemah akan merangkul. Bentuk cinta mereka indah, hadir menemani tanpa henti di sisi.   #ODOP #OneDayOnePost #ODOPDay60  
  Kejadian tidak terduga Oleh Ana_Pena Aku tidak mencari kamu, kamu tidak mencariku. Tapi Allah-lah yang mempertemukan kita.                      Rinai hujan membasahi tanah. Tercium bau harum tanah yang terguyur hujan. Mendung menyelimuti awan, menambah kesyahduan sore itu. Jannah dan Thalib sama-sama menatap langit yang di penuhi tetesan air hujan, meskipun terpisah jarak di antara keduanya.                 Thalib tinggal di pulau Sulawesi, sedangkan Jannah tinggal di pulau Jawa. Tidak ada yang tahu sebuah takdir. Di acara kajian via zoom itu, mereka bertemu dan saling mengenal. Tidak banyak sapa di antara mereka. Jannah hanya sebatas peserta yang mengikuti kajian yang di pimpin oleh Thalib.                 Gadis itu terhanyut denga...
  Menanti dalam Ketenangan Oleh Ana_Pena “Tidak peduli berapa lama waktu penantia. Biarkan cara Allah mempertemukan kita di waktu yang tepat.”—Ana_Pena                   Malam itu seorang gadis duduk di tepi pintu. Memandang ke arah langit, sembari menuliskan beberapa bait puisi. Dia menulis puisi sebagai bentuk curahan hati, yang tidak mampu dia ucap dengan lisan. Puisi tentang penantian saat menjemput separuh agama.                 Entah mengapa mala mini rasanya terasa berbeda. Seperti ada rasa kerinduan, namun entah rindu itu milik siapa. Dibalik kerinduan itu, tiba-tiba saja dai menangis. Dia bingung dengan perasaan malam ini yang telah di alami olehnya. Dia tidak tahu rindu dan tangisan itu untuk siapa.                 Saat teringat hal i...
  Tenang dalam Kegelisahan Oleh Ana_Pena                   Suara jangkrik di malam itu, terdengar lebih kencang dari pada malam sebelumnya. Thalib duduk termenung di teras rumah, sambil menatap malam penuh bintang. Dia teramat menikmati indahnya malam meski dalam kesendirian. Sayup-sayup angin berhembus, membelai wajahnya. Pemuda itu merasakan dingin yang mulai menelusup kulitnya.                 Getaran hatinya menguat teringat satu Dzat Yang Maha Agung. Dalam keheningan malam, lirih dalam hati dia berkata, ‘Ya Rabb, aku mencintaimu. Jadikan hatiku selalu diliputi rasa cinta kepada-Mu setiap hari.’ Ucapan yang terdegar tulus dari dalam lubuk hati itu, membuat air matanya menetes. Air mata yang baru keluar, masih terasa hangat di pipinya. Dalam kesendiriannya, dia menghabiskan waktu berdua dengan Rabb-Nya. Ya, tidak ada...
 Kebaikan yang tersembunyi Oleh Ana_Pena Sebuah mobil mendekat ke arah pemukiman penduduk. Dalam mobil itu ada dua orang yang mengenakan seragam relawan, perwakilan dari salah satu komunitas. Mereka masih muda, memiliki wajah tampan dan meneduhkan. Saat itu mereka melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Kebakaran di Kota Baru membuat segera terjun untuk membantu. Tidak banyak yang mereka bawa. Hanya obat-obatan dan beberapa penanganan darurat lainnya.  Bersyukurnya rute yang dilalui tidak terlalu berat. Hingga membuat mereka lekas sampai di tempat. Mereka di tugaskan lebih awal untuk mengevakuasi dan meneliti hal apa saja yang dibutuhkan oleh para penduduk. Salah satu pemuda membuka pembicaraan. "Bang, kita mau mulai dari mana?" Sahut Ali. "Kita mulai saja dari merawat yang terluka berat lebih dahulu. Kamu cek keadaan mereka, abang yang angkut ke rumah sakit. Nanti kamu cek juga apa yang mereka butuhkan, Li." Papar Bang Ardie. Mereka berdua bekerja sesuai instruksi ya...