Tanah Harapan

Oleh Ana_Pena

 

Aku gemar menulis kata menjadi bait puisi.

Entah berapa puluh puisi yang kutulis menyuarakan isi hatiku.

Terkadang bertema mewakili rasaku padamu.

Ada pula tentang curahan doaku untukmu.

 

Ada banyak pujangga yang merayu dengan kata cinta.

Tak satu pun dari mereka, sanggup menggetarkan hatiku dengan kata-katanya.

Kata-kata mereka memang indah, namun itu tetap membuat hatiku tidak bergeming.

Aku lebih menyukai kamu yang tanpa kata, menyukai dengan cara sederhana.

 

Tuhan tahu isi hatiku yang terdalam.

Meski aku menginginkanmu, namun aku tetap diam.

Aku menjaga agar rasa ini tidak berujung hina.

Aku menjaga agar rasa ini agar terjaga sampai halal.

 

Hatimu ibarat tanah harapan.

Yang menjadi penguat jiwa.

Menyongsong harapan dan cita yang telah sirna.

Membangun mahligai cinta bersama dalam naungan ridho-Nya.

 

#ODOP

#OneDayOnePost

#ODOPDay55

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini