Rasa yang tersembunyi
Tak ku
dapati senyum dikala pagi itu…
Hanya raut
wajah tampak lelah yang ada diwajahnya…
Tak ada
sapa di pagi itu…
Hanya ada
sepi yang tergambar atas rasanya…
Bagaimana
bisa sosok sang Penyejuk jiwaku kini layu?
Kutenangkan
diri dan coba melihat dengan Bahasa tanpa kata…
Dia
menghadapi masalah yang berat…
Hatiku pilu
melihatnya, apa sebenarnya yang kini tengah mengusik ketenangannya?
Adakah dari
sikapku yang melukainya tanpaku rasa…
Ataukah dia
yang merasa bersalah terhadapku?
Banyak hal
yang berkecambuk dalam hatiku, tapi itu percuma nyatanya tak ada sapa diantara
kita…
Hening,
yang tergambar adalah Bahasa luka…
Aku seperti
sosok yang tak menjadi bagian hidupnya…
Namun dia
selalu mengatakan alasan setelah melewati semua dengan garis senyum yang
menawan…
Satu Karena
dia yang selalu menyembunyikan kekecewaan demi aku bahagia…
Satu karena
tak ingin membuat derita…
Satu karena
kehadiran luka tidak ingin membuatku terluka…
Subang, 11
Oktober 2020
#ODOP
#OneDayOnePost
#ODOPBatch8
#ODOPDay34
Komentar
Posting Komentar