Review Buku
Judul buku :
Menjadi Hamba
Penulis : Sonny Abi Kim
Penerbit :
PPA Institute
Jumlah hal :
179 Hal
Buku “Menjadi Hamba” menjadi salah satu buku
non fiksi favourite. Buku yang di tulis oleh gurunda, Mas Sonny Abi Kim yang
menceritakan tentang sebuah catatan perjalanan menemukan puncak pencapaian.
Setiap
orang saat berjuang dalam hidupnya, tentu dia akan memiliki sebuah tujuan. Terlepas
dari apapun tujuannya, mereka akan berjuang sekuat tenaga mewujudkan apa yang
menjadi tujuan akhir hdup mereka. Dalam buku ini ada sebanyak 35 bab pilihan. Satu
bab yang benar-benar menjadi bab paling sesuai dengan kondisi kehidupan saat
ini, yaitu perjalanan cinta seorang hamba.
Satu kutipan quotes dalam buku Menjadi
Hamba…
“Jika semua kejadian selalu sesuai dengan harapan dan cita, jika semua
kebaikan berbalas seketika, jika semua keinginan selalu mewujud nyata, Lalu
dimanakah iman? Dimanakah cinta?”
Malu,
sebenarnya kita ini siapa? Orang-orang pilihannya saja, mereka merasakan payah
dan susah. Bahkan rasa kesedihan dan kehilangan mereka melebihi ujian yang di
timpakan kepada kita. Mereka yang dicintai Allah paling baik ibadahnya, paling
hebat ikhtiarnya, dan paling tulus doanya.
Di
sanalah iman, disanalah cinta. Yang mengubah segalanya menjadi mesra…
Sadarkah kita sering menganggap diri
kita baik, mampu mengatasi masalah. Padahal orang-orang yang dicintainya mereka
merendah, meminta pertolongan dari Rabb yang Maha Agung. Iman yang masih
dangkal, cinta yang yang terkadang masih sering goyah. Ya Rabb malu…
JIka ditanya apa yang diinginkan
dalam hidup? Cukup menjadi hamba yang berjuang menggapai ridanya, menjadi
pengikut setia orang-orang pilihannya, hingga bertemu di Jannah dengan hati penuh
ketenangan.
Semua yang melekat pada diri itu
hanyalah titipan. Saat pulang tidak ada satupun yang kita bawa, selain amalan. Menyadari
iman yang masih dangkal, amalan yang cacat, niatan kadang bergeser, diri ini
masih mencoba berjuang menjadi pelayan terbaikmu Ya Rabb.
Pilihlah aku menjadi bagian dari
kerajaanmu Ya Rabb, izinkan berjuang hingga titik akhir, hingga pulang
kehadapanmu dalam keadaan penuh dengan ketenangan lagi rida. Izinkan hambamu
yang hina ini bisa bertemu, menatap wajahMu di surga dan bertemu dengan
hamba-hamba pilihanmu.
Seperti kutipan ayat sebagai
berikut.
“Hai jiwa-jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhannu dengan hati yang
puas lagi diridai-Nya. Maka masukkanlah ke dalam jama’ah hamba-hambaku,
masuklah ke dalam surgaku.” (QS. Al-Fajr: 27-30)
Notes :
Pencapaian tertinggi seseorang bukan terletak
pada seberapa banyak gelar ataupun prestasi yang di raihnya. Pencapaian
tertinggi itu terletak pada tujuan akhir mengharap rida dari Allah saja.
Penilaian Allah lebih utama di bandingkan segalanya.
#ODOP
#OneDayOnePost
#ODOPBatch8
#ODOPDay13
Komentar
Posting Komentar