_KENALI DIRIMU KENALI TUHANMU_

               

                Ngomong-ngomong soal pasangan, pasti bikin hati kita berbunga-bunga. Ciee, yang udah punya. Yang belum sabar ya, aku juga sama belum punya pasangan. Wkwkwk…

                Berawal dari sebuah mimpi, ingin belajar ilmu psikologi. Mencari beberapa pelatihan serupa yang mendalami tentang psikologi, namun tidak ada yang sesuai dengan budget yang d ialokasikan. Ikhtiar tidak cukup sampai di situ, namun terus berlanjut sampai Allah menjawabnya.

         Sampai pada satu kesempatan, Allah hadirkan aku di salah satu webinar amal yang di selengarakan oleh Management Inspirator Amal. Menariknya, yang menjadi pemateri acara webinar itu adalah Miss Hiday, Direktur dari Stifin Institute.

Ya, saat aku antusias sekali dengan acara webinar amal itu. Bagaimana tidak, sudah lama mendambakan belajar dengan Miss Hiday, lalu Allah hadirkan di acara webinar amal. Berbunga-bunga kala itu, kayak nemu jodoh impian. Eaaaaaaa…. Ahahaha

Apa sih yang di bahas sama Miss Hiday ketika Webinar Amal? Tentunya, seperti judul di atas ya. “Kenali dirimu Kenali Tuhanmu.” Nah, kita kupas bahasan dari Miss Hiday. Diawali dengan sebuah pertanyaan, “Ada yang pernah galau dengan masalah?” Pasti banyak yang bilang, SAYA!!! Yang nggak pernah galau, curiga jangan-jangan dia bukan manusia #eh… hehehe

 Ada yang pernah sombong? Hmmm… Ini rumit, tapi setiap orang pernah tergelincir pada sikap ini. Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Sama-sama ucap Istighfar untuk kekhilafan diri kita, Astagfirullahal’adzim.

 

PARADOKS

                Banyak masalah, berdoa minta ditunjukkan jalan lurus. Tapi … Menolak ilmu. Sombong!!!

               

                Ilmu itu ada tiga tahapan :

1.       Jika dia memasuki tahap pertama, dia akan sombong.

2.       Jika dia memasuki tahap kedua, dia akan rendah hati.

3.       Jika dia memasuki tapap ketiga, maka dia akan merasa bahwa dirinya tidak ada apa-apanya.

 

 

Belajar dari kesalahan

Keledai tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama

Belajarlah dari kesalahan orang lain agar waktu tidak terbuang…

 

 

Belajar dari pengalaman Miss Hiday.

1.       Salah Jurusan…

 Who am I? Udah berusaha belajar, tapi nggak nemu siapa diri kita.

What people think about me?  Pasti kita jaim, pengen di puji, masking, galau…

Timbul penyakit Psikosomatis yaitu penyakit fisik yang diakibatkan penyakit mental.

Udah di jurusan sesuai, berharap bisa membantu sesame, masih galau mencari Pencipta ilmu.

Tamak jiwa manusia, msih mencari ilmu yang benar.

Saat bekerja tidak mampu menyelesaikan permasalahan orang lain sebagai psikolog, maka di anggap tidak mampu bekerja.

2.       Salah mengerti cinta…

Katanya nikah itu ibadah. Tapi ternyata menambah masalah saat tidak tahu cara menyikapinya.

Nikah muda, belajar taaruf, banyak salahnya. Nikah di permudah, namun menjalaninya susah.

Miss Hiday punya pasangan yang hobby seneng mengumpulkan karakter super hero (MK Intuiting). Melihat gelagat seperti itu, akhirnya berinisiatif untuk membuat dia tidak melakukan hal itu karena terlihat kekanak-kanakan. Dikudeta mainannya tersebut, di masukkan ke dalam satu kardus. Apa permasalah itu menjadi selesai? Tidak. Suami malah marah-marah. Ketika mainan yang menjadi hiburannya di ambil, saat ada masalah melampiaskan pada kita sendiri.

3.       Salah mengasuh anak…

Berniat menjadi ibu yang baik, lalu belajar di psikologi. Mencoba mengajar di TK untuk menambah kapasitas keilmuan. Namun pada saat menjadi Ibu, di tolak anak dengan telak.

 

Kenapa kok banyak salahnya?

1.       Kurang ilmu

2.       Malas baca

3.       Sok tahu

Ada sebuah pertanyaan menarik. Pernahkah kita menitipkan barang? Pasti pernah. Nah, begitupun dengan Tuhan, pasti menitipkan potensi ke dalam diri kita. Lalu, mengertikah yang Tuhan titipkan kepada kita? Pernah nggak kita bertanya isinya apa? Baik diri kita sendiri, suami, anak-anak. Ternyata sebagian orang tidak mengetahui potensi diri yang mereka miliki. Kita perlu sebuah cara mengenali diri. Caranya yaitu??? “Konsep TAMAN.”

               

Konsep TAMAN :

v  T  =  Temukan

v  A  =  Asah

v  M =  Manfaatkan

v  A =   Ajarkan

v  N =  Niatkan

 

Temukan potensi yang kita miliki.

Potensi diri kita ibarat harta karun. Ada beberapa pertanyaan kembali.

1.       Apa yang terjadi jika di rumah terdapat harta karun? Pasti dicari harta karunnya.

2.       Bagian mana yang mau kita gali? Tepat di tempat adanya harta karun.

3.       Dengan apa kita mencari harta karun diri? Menggunakan alat bantu, yaitu STIFIN.

 

Secara biologisnya :

ü  Fenotif 100%

ü  Genetik 20%

ü  Lingkungan 80%

 

Yang menjadi potensi kita itu yang Genetik 20%. Genetik artinya TERBERI. Hanya dapat MENERIMA dengan ikhlas. Lalu, mengupayakan ikhtiar terbaik untuk menjalaninya sesuai fitrah.

 

Teori Strata Genetika adalah system tigkatan elemen genetika yang di urutkan berdasarkan pengaruhnya pada respons individu. Strata genetic terdiri atas :

*      Jenis kelamin (Pria, Wanita)

*      Mesin kecerdasan (Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, Insting/STIFIN)

*      Drive Kecerdasan (Introvert, Ekstrovert)

*      Kapasitas Hardware (IQ)

*      Golongan darah (A, B, AB, O)

 

 

Asah : mengasah kemampuan yang kita miliki agar menjadi yang terbaik.

                Mesin Kecerdasan :

1.       Sensing :  Ranjin, teliti, detail, menuntut bukti, pikiran terangkai, suka mencontoh, suka non fiksi, mendapatkan hasil, membutuhkan kepastian, ingatan kuat.

2.       Thinking: Logis – Rasional, kurang peka, dingin, jaga jarak, tanya data, kritis, tegas tuntut hak, maskulin.

3.       Intuiting: gambaran besar, kreatif-unik, abstrak-teoritis, orientasi masa depan, pola beragam, analogy-metafora, suka cerita fiksi, hal besar dan strategis.

4.       Feeling : main hati, berorientasi pada orang, mengukur perasaan, hangat-ramah, empatik-simpatik, mudah tersinggung, suka ngobrol, meyakinkan, lembut dan penyayang.

5.       Insting : spontan – naluri, pragmatis, generalis, menolong, to the point, temannya banyak, mudah adaptasi, traumatic, pendamai.

 

 

Manfaatkan kemampuan yang kita miliki.

Sebaik-baik manusia adalah yang banyak manfaatnya. Kelebihan anda disyukuri dengan ilmu yang benar, kelemahan anda dihadapi dengan sabar.

 

Ajarkan dengan kekuatan.

Bersyukur ketika sudah menemukan potensi kita. Hebatkan dan manfaatkan, dan berkolaborasi dengan team.

 

Niatkan karena Allah

Mengenali diri apa yang menjadi GPS kita.

 

 

 

Besrsyukur atas penciptaan…

Siapkan diri menggapai tujuan abadi…

Siap pulang dengan senyuman…

SUKSES MULIA…

Maka… Gunakan waktu dan kes  empatan…


#OneDayOnePost

#ODOP

#ODOPBatch8

#ODOPDay08

Komentar

Postingan populer dari blog ini