Bait doa untuk Sang Pemilik Cinta

 

Ya Rabb, Engkau yang menggenggam segumpal daging di dada kami maka Engkau pula yang mengizinkan siapa-siapa yang hadir memenuhi dunia kami. Aku tak pernah dengan sengaja hadir menunggunya. Dan dia juga tidak pernah dengan sengaja datang dalam duniaku, tapi Engkau mengizinkan kami bertemu.

Entah itu untuk saling menyapa, duduk berdampingan, berjalan bersama, atau saling memberi pelajaran.

Aku pernah menjadi angkuh setinggi langit, hingga lupa untuk merendah serendah-rendahnya tanah. Aku lupa bahwa aku pasti kembali ke tanah. Aku larut dalam kesedirianku. Tidak membiarkan siapapun untuk masuk dalam kehidupanku. Hingga aku mengabaikan kehadiranmu, tak bisa membaca dan memaknai arti hadirmu. Aku menyesal.

Mulai hari ini aku memilih bahagia. Menarik sumber-sumber bahagiaku dan berbagi kepada sesame. Engkaulah pemilik cinta sesungguhnya dan saat ini yang bisa aku lakukan hanya menitipkan cintaku padamu. Aku yakin hanya engkau pula yang menemani cinta itu hadir, menjadi cinta halal untukku. Ya Rabb… Engkaulah sumber bahagiaku, sumber cintaku, tujuan utamaku.

Wahai pemilik cinta, yang aku tahu engkau telah menuliskan satu nama untukku sehidup sesurga. Membangun keluarga sakinah, mawadah, rahmah, dan bersama dalam dakwah jauh sebelim engkau tiupkan ruhku, di lauhful mahfudzmu. Lalu mengapa tidak Kau segerakan kami menjadi halal, menyempurnakan separuh agama kami, menundukkan pandangan mata kami, menjaga syahwat kami.

Aku + Dia + Kamu = Kita

Saat ini aku sedang menggedor pintu langit untuk merayumu. Merayu ikhtiar iman maksimal. Titip dan temani aku Ya Eab untuk semua ikhtiarku.

 

“Kutipan doa salah satu training pranikah.”

 

#ODOP

#OneDayOnePost

#ODOPBatch8

#ODOPDay20

Komentar

Postingan populer dari blog ini