Allah is Everything

#Kata penyemangat

        Apa yang hendak terlintas dalam benak, ketika mengingat Allah? Tentunya, akan banyak orang yang mengatakan bahwa Allah, adalah Sang Pencinta. Allah Maha Kaya, Allah Maha Besar, Allah Maha Pemberi, Maha Kuasa dan Maha Segalanya.

        Namun, betapa banyak diantara kita yang meragukan Ciptaan-Nya, Kekayaan-Nya, Kebesaran-Nya, Pemberian-Nya, Kemahakuasaan-Nya, dan Segalanya tentang kehebatan Allah. Mudah mengatakan tentang-Nya namun tidak mudah mengimani dengan segenap rasa, segala sifat-sifat-Nya.

       Allah memberi kekuatan kepada setiap hamba untuk berjuang. Tidak melihat siapa yang layak diberi kekuatan, yang dilihat adalah seberapa besar dia mau berjuang dan tidak pernah mengeluh dengan keadaan. Mengimani setiap takdir, baik itu pahit ataupun manis, semua tidak terlepas dari nikmatnya, ada sebuah pesan cinta-Nya yang disampaikan secara tersirat kepada hambanya yang berpikir.

        Orang-orang yang berpikir Allah adalah segalanya, maka dia akan fokus pada mengejar Cinta-Nya, ridho-Nya, dan pengakuan dirinya sebagai hamba di hadapan Rabb-Nya. Allah senantiasa menjadi tujuan hidupnya, dan bahkan rela melakukan segalanya. Saat seseorang rela melakukan segalanya, maka muncul rasa yang terpenting baginya adalah kedekatan meliputi rasa mesra, ingin lebih lama dipandang oleh Rabb-Nya.

          Bahagianya orang yang menjadikan Allah segalanya di dalam hidup, tentu akan muncul satu rasa ketenangan. Sampai di sini dia menyadari bahwa hanya Allah satu-satunya tempat bergantung, mengadu, menumpahkan segala asa. Dia tidak mendikte Allah dengan semua keinginannya namun dia akan mengatakan, “Apapun yang Engkau mau Ya Rabb, hamba akan lakukan.”

          Orang-orang yang seperti ini lebih banyak manut dengan semua yang Allah tetapkan, mensyukuri apa yang Allah titipkan dan menjadikan diri untuk terus lebih taat agar mendapat cinta, perhatian dan ridho dari Rabb-Nya.


“Ya Allah jadikanlah Engkau maksud tujuan hidupku, dan jadikanlah cinta mu yang ku harap, dan ridho Mu yang ku tuju.”



Semoga diri kita mampu menjadikan Allah adalah segalanya dalam hidup kita. Aamiin…

#OneDayOnePost
#ODOP
#ODOPBatch8
#ODOPDay01

Komentar

  1. Masya Allaaah....Bagus tulisannya mbaaak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang apa nih kakak, tulisannya hana? Biar di perbaiki hihihi...

      Hapus
  2. masya allah bagus kak tulisannya

    BalasHapus
  3. Masya Allah tulisannya bagus kak 😍. Karena sama-sama belajar kak, saran sedikit boleh yah kak. Diparagraf awal penyebutan "Allah" bisa pakai perumpamaan kak misal "Rabbi, Illahi, dll.", kayaknya lebih asyik kak 😊. Jd pembaca lebih penasaran dan interest. Sama penggunaan "-Nya" agak terlalu banyak kak, mungkin bisa pakai alternatif lain kak untuk menunjukkan kepunyaan Allah atau dipersingkat. Hehehe, maap kak kalau jadi cerewet 😋, semoga bisa saling berbagi ilmu dg Kak Hana 😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ashiap kakak, makasih banyak sarannya. Insyaallah nanti hana coba edit ulang kak... 🤗

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini