Bukan Perahu Kertas

Dibuat oleh Ana_pena (Hana)

 

Perahu rasa dibiarkan melaju

Dan ingin arahnya itu tertuju pada mu

Perahu rasa yang akan membawa pesan cinta nan sederhana

Ungkapan dari hati yang berjuta rasa


Cemas, takut, gelisah, juga  rindu

Mengiringi kepergian perahu rasa yang dibiarkan melaju

Sempat ada yang bertanya, dimanakah perahu rasa akan terhenti?

Perahu rasa akan terhenti, saat radarnya berhasil menemukan sang belahan hati


Melewati pagi, siang dan malam

Melewati angin, ombak, dan gemuruh hujan yang datang

Dia tetap berjalan perlahan, penuh dengan kekuatan

Kekuatan yang diyakini itu bagian dari Cinta

          

Pada hati yang pernah terluka karena Cinta

Tak sedikitpun merasa takut untuk memulai kembali

Jika dulu membiarkan diri untuk jatuh cinta

Kini biarkan hati memilih atas petunjuk-Nya untuk membangun sebuah Cinta


Membiarkan bait puisi penuh kerinduan mengiringi

Pada hati yang belum sempat saling sapa dalam pertemuan

Pada mata yang belum sempat beradu pandang

Pada jiwa yang tertaut dekat di dalam do’a

          

Mungkin saat hati, mata, dan jiwa bertemu

Saat itulah kamu akan tahu

Kita telah menemukan jejak-jejak harapan indah yang selalu terucap dalam do’a

Yang dengan bersatunya kita, akan mewujud menjadi cerita indah yang nyata


Tidak peduli sebesar apa badai akan menghampiri

Tidak peduli sesakit apa masa sulit yang kita lewati

Tidak peduli seterjal dan securam apa jalan yang hendak kita lewati

Yang harus tahu, janji tetap disisi, sampai Tuhan menyuruh pulang, dan pergi dari dunia yang telah lama disinggahi


#ODOP

#OneDayOnePost

#ODOPBatch8

#ODOPDay15

Komentar

  1. Ya.. apapaun rintangannya Akan ada Allah yang selalu menguatkan.. Tetap semangat mbaaak ..

    BalasHapus
  2. Pagi pagi baca puisi yang so sweet banget. Sukaa😍

    BalasHapus
  3. Kalimat kalimat terakhirnya membawa kita mengingat kapanpun kita akan kembali

    BalasHapus
  4. Tidak peduli seberapa besar rintangannya, perahu kertas terus melaju

    BalasHapus
  5. ah... pagi ini serasa penuh harmoni dengan puisi teh hana :)

    BalasHapus
  6. jadi rindu buat baca-baca lagi serialnya perahu kertas nih

    BalasHapus
  7. Wah rindu Baca puisi, Dan puisi ini keren mbak

    BalasHapus
  8. bagus puisinya Kak, ngaliiirr :))

    BalasHapus
  9. Aku selalu kagum pada puisi.. karena dalam bidang itu merasa tak mampu... Puisinya kereen

    BalasHapus
  10. Perahu memang selalu jadi media yg bersahabat untuk puisi

    BalasHapus
  11. maknanya dalam sekali ... padahal hanya perahu kertas ... semangat mbak ...

    BalasHapus
  12. Puisinya bagus dan keren kak..... Ajarin dong kaka hehehe.
    Tetap semangat

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini